Pempek Palembang Nenek Tino

Review-Kuliner---Pempek-Nenek-Tino---Palembang

Pempek atau Empek-empek adalah makanan khas Sumatera Selatan yang terbuat dari ikan dan sagu, dan Palembang adalah satu kota yang paling dikenal dimana kita dapat dengan mudah menemukan aneka pempek yang rasanya lezat dan autentik.

Sebagai salah satu penggemar makanan khas Indonesia, saya sedikit sulit menemukan tempat yang menjual pempek dengan cita rasa aslinya, baik dari adonan pempeknya maupun cuko-nya, rata-rata yang saya temui di Bandung, lebih dominan sagu dibanding ikan-nya, begitupun dengan cuko-nya yang rasanya kurang pas. Salah-satunya tempat makan pempek di  Bandung yang saya suka adalah Pempek Pak Raden, dengan cita rasa yang tetap bertahan dari dulu hingga sekarang.

Pempek-Nenek-Tino---Bandung---TheFoodXplorer

Nah tapi sekarang saya punya pilihan baru yang jadi favorit, baru buka sekitar 6 bulan, terletak di Jl. Pelajar Pejuang 45 , No.38 Bandung , namanya adalah Pempek Nenek Tino. Disini kita bisa menemukan aneka makanan dan minuman khas Palembang, mulai dari Pempek , Es Kacang Merah, Nasi Pindang Ikan Patin, Pepes Tempoyak ikan Patin, Pindang Ayam Kampung / Iga, hingga jajanan khas Palembang seperti Sari Kaya & Ketan, Maksuba, Lapis Legit, Otak otak, dan masih banyak lagi.

Rumah-Pengantin---Misye-Sasongko---Bandung

Restoran ini juga memiliki ruangan private yang bisa dipakai untuk rapat, arisan, ulang tahun, maupun acara-acara lainnya loh. Dominasi furniture kayu dengan ukiran khas Sumatera menghiasi setiap sudut restoran Pempek Nenek Tino ini.

Tempat-Arisan-diBandung

Saat saya datang tampak keluarga dengan anak-anak, maupun pasangan yang sedang asik bersantap siang, rata-rata yang dipesan tentu saja pempek-nya, tapi ternyata disini kita bisa menemukan berbagai hidangan lain yang ga kalah enaknya loh. Mulai dari Sate Maranggi , Mie Ayam, Sate Padang , Baso Tahu, hingga roti bakar , wah komplit deh 🙂

Pempek-Palembang-Nenek-Tino

Mendengar nama restoran ini pasti segera berasumsi yang punya pasti Nenek Tino namanya, ternyata menurut tante Misye Sasongko (Owner dari Pempek Nenek Tino) yang ramah banget, Nenek Tino diambil dari bahasa Palembang yang artinya Nenek , sedangkan kalau kakek = Nenek Lanang, oh begitu ternyata hehe.

Sate-Maranggi-Khas-Cianjur---The-Food-Xplorer

Saat datang tampak di luar ada bapak yang sedang memanggang sate, awalnya sih saya ga begitu tertarik setelah tau itu adalah sate maranggi, karena saya pribadi tidak suka dengan sate maranggi karena teksturnya yang keras dan seperti dendeng, pokoknya sudah beberapa kali menyantap sate maranggi dan “fail” ;p

Tapi tiba-tiba si bapak tersebut datang dan menghampiri sambil mempersilahkan untuk menyantap sate maranggi tersebut, yah sudah deh terpaksa kita icip, dan ternyata enaaak bangett sodara sodara ,haha. Akhirnya setelah menghabiskan 1 porsi sate maranggi tersebut, sayapun ngobrol dengan pak Yaya, yang ternyata berasal dari Cianjur, dan memiliki restoran sate Maranggi disana yang dijalankan kakak beliau.

Sate-Maranggi

Sebagai pengetahuan buat yang belum tahu, Sate Maranggi ada 2 macam, Sate Maranggi khas Cianjur, dan Khas Plered , Purwakarta. Bedanya yang khas Cianjur disajikan dengan ketan bakar (Nasi/Lontong) dan sambal oncom, satenya pun lebih tebal, sedangkan yang rata-rata semua orang kenal karena lebih banyak dijual, adalah khas Plered, Purwakarta dimana disantap dengan kecap manis , irisan bawang dan cabe, teksturnya pun lebih garing seperti dendeng, dan biasanya disantap dengan nasi.

Buat saya pribad Sate Maranggi Khas Cianjur lebih cocok dilidah saya 🙂 Daging sapi yang tebal, lemaknya yang lembut, sambal oncomnya yang pedas dan gurihnya ketan bakar membuat jadi salah satu favorit menu disini.

Pempek-Nenek-Tino

Baiklah saatnya menu utama di tempat ini, yakni pempek, yay!  Model pempek di sini cukup banyak, mulai dari Kapal Selam , Lenjer, Adaan, Kulit Ikan, Kates / Pepaya Muda, Keriting, Ikan Belida, Tekwan dll

Harganya rata-rata 6 ribu rupiah 1pcs nya, wow murah kan? Tapi rasanya gimana? Tenang, adonan ikannya jauh lebih banyak daripada sagu-nya sehingga rasanya lebih ‘nendang’, untuk cukonya tersedia dua ada yang biasa dan ada yg pedas, selain itu pun kita bisa menambahkan sambal sesuai selera. Untuk pempek-nya mantap, hanya untuk cukonya, saya belum merasakan seperti yang saya suka, entah karena cuko yang saya nikmati dulu dibuat homemade oleh teman saya yang asli Palembang, jadi lebih terasa, atau gimana hehe. Perasaan ini sama seperti saat saya makan direstoran Padang yang paling enak ,masih tetap belum mengalahkan masakan rumahan teman saya yang asli Padang ^^!. Entahlah mungkin cuma perasaan saya saja 😀

Pempek-Kapal-Selam---Nenek-Tino

Pempek

Empek-Empek-Palembang

Pempek-Enak-Di-Bandung

Selain bisa disantap disini, kita juga bisa bawa pulang sebagai oleh-oleh, maupun memesan via telepon atau whatsapp, dan tenang bisa dikirim ke seluruh Indonesia, wih mantap! Dan sebagai informasi saja, tante Misye Sasongko ini adalah owner dari Rumah Pengantin by Misye Sasongko (Itu loh yang tempo hari mengurus pernikahannya Pasha “ungu” ), nah jadi untuk menu-menu makanannya pun bisa dipesan untuk catering, arisan, reuni, Halal Bihalal, Ulang Tahun, meeting, dll.

Sate-Padang--TheFoodXplorer

Seperti yang sudah di sebutkan sebelumnya disini kita bisa menyantap berbagai macam hidangan lainnya, salah satunya adalah sate padang ini, disajikan bersama ketupat, rasanya? Enyak! haha. Pokoknya disini dijamin enak-enak semuanya deh. ^^!

Mie-Ayam

Dan Mie Ayam ini ^^!

Es-Kacang-Merah

Susu-Soda---The-Food-Xplorer

Orange-Juice---TheFoodXplorer

Untuk minumannya yang paling favorit disini adalah Es Kacang Merah, harganya hanya 10 ribu Rupiah saja, lainnya ada Es Jeruk, Es Soda Gembiran , Es Cincau Jadoel, Kopi Hitam , dll, harga minumannya bervariasi antara Rp. 2500-10.000,-

Pempek Nenek Tino
Aneka Pempek, Makanan, Kue – Kue Khas Palembang.
Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 38
Telp (022) 87346389 / 085721002100
Buka Pukul 09.00 – 21.00 WIB
————————-
Taste: 8/10
Value for Money: 8/10
Ambience: 7/10
Service: 7/10
Hygiene: 7/10
Parking: 7/10
Free Wifi: Yes
Payment Methods: Cash/Cards

Verdict: Cita rasa khas masakan Palembang yang autentik sangat terasa disini, karena resep-resepnya adalah resep keluarga turun temurun yang sudah pasti terjaga kualitasnya. Pun deretan makanan lainnya yang hadir di Restoran Pempek Nenek Tino ini kualitasnya sangat terjaga, setidaknya menurut lidah saya 🙂 Harga yang ditawarkan pun cukup affordable, dan cenderung murah. So, tunggu apa lagi? Bertambah satu daftar tempat untuk tempat arisan bulan depan kan? ^^

5 Replies to “Pempek Palembang Nenek Tino”

  1. Glek Glek Glek….ngiler banget pengen ke Nenek Tino, apa daya harus menyebrang lautan dulu hiksss……Nice review mas Agung, kudu sering mampir kesini nih sebelum main-main ke Bandung biar tau resto asik yang makanannya enak 🙂
    Salam
    Wulan
    perthfoodsnap.com

  2. Mpek-mpek, dimana aja pasti menggoda..apalagi yang ini Pempek Nenek Tino..dari ulasannya terlihat istimewa..senengnya bisa ketemu blog keren ini, salam kenal..

Leave a Reply to The Food Xplorer Cancel reply

Your email address will not be published.